Google

my journey

hal apapun layak untuk ditulis
  • Home
  • About Me

Humble

Deo | March 14, 2009 | 1:09 pm

humble

image source: artshole.co.uk/howardbanks.htm

Akhirnya sampai juga di Bandung. Ini adalah hari kedua dari 17 hari liburku bulan ini setelah seharian kemarin waktuku habis diperjalanan. Sehabis makan siang kusempatkan sebentar singgah di BTC. Cuman mau jalan2 sebentar pikirku, barangkali ada sesuatu yang baru yang belum pernah kulihat. Semua sama, belum ada sesuatu yang bisa menahan mataku untuk sekejap saja. Finally, sekilas perhatianku tertarik ke arah salah satu toko buku. Bukan karena bukunya atau penjaganya yang menarik kulihat. Ada satu kata yang dipajang yang dibingkai dengan manis, dipadu dengan sebuah gambar yang menurutku benar2 sudah menjelaskan arti kata tersebut. HUMBLE. Pertama kali aku terkesan akan kata ini sewaktu menonton film Charlotte’s Web. Sebuah kata sifat yang aku yakin sudah ada tertanam di setiap lubuk hati manusia. Walaupun mungkin tidak akan sama kelihatanya untuk setiap orang.

Bulan ini adalah masa berpuasa untuk umat Katolik sedunia. Berangkat dari masa puasa yang dulu pernah dilakukan Yesus selama 40 hari di padang gurun.

Satu sifat yang dulu pernah ditunjukan oleh Yesus sendiri kepada murid - muridNya waktu itu adalah kerendahan hati. Menjelang Yesus akan ditangkap, Dia membasuh kaki para muridNya. Dia menunjukkan akan arti kerendahan hati bahwa seorang Guru pun bersedia membasuh kaki muridnya.

Dimasa puasa ini mungkin satu kesempatan juga untuk kita refleksi diri, menanyakan sudah seajauh mana kita bersikap rendah hati. Bagiku sendiri, puasa ini adalah momen untuk memperbaiki hal itu, mencoba untuk belajar akan arti kerendahan hati seperti yang dulu diajarkan Yesus. Berat memang, tapi kuyakin itu bisa karena 2000 tahun yang lalu seorang Manusia pernah melakukannya.

Menjelang pemilu yang sudah dekat mungkin sifat ini yang perlu ditunjukkan oleh para calon pemimpin kita pada masyarakat bukan kata - kata. Masyarakat sudah terlalu banyak menelan janji - janji dari dulu. Bukan kata yang ingin kita dengar tapi suatu contoh dan sikap. Perilaku lebih banyak menceritakan arti seseorang daripada kata - katanya. Bagimana mungkin kita tidak mendengarkan seseorang kalau sikap dan perilakunya menunjukkan arti kerendahan hati.

Comments
No Comments »
Categories
Suara hati
Tags
humble
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Sam Ratulangi

Deo | March 12, 2009 | 4:36 am

sam-ratulangiEnak juga hari ini bisa libur lagi. Setelah 28 hari yang melelahkan, sekarang waktunya untuk bersantai diri sejenak. Walaupun nanti pasti balik lagi bekerja, yah paling tidak bisa refeshing dulu. Tadinya harus berangkat jam 10.25 dari Sam Ratulangi, tapi krn twin otter dari Kobok terlambat berangkat, yah harus nunggu sampai jam 2 siang deh. Disinilah awak nulis postingan yang ini. Tapi untung juga, tetap bisa berangkat walaupun harus agak siang. Cuman nanti di Bandung bakal sampai kemalaman neh. Kupikir juga daripada harus menginap di Manado ga apa2 lah. Yang penting selamat sampai di Jakarta.

Deg - degan juga sih hari ini, soalnya cuaca di Manado sekarang agak kurang bagus, mana dari tadi hujan mulu. Trus apalagi lihat berita terakhir tentang Lion Air yang tergelincir di Jakarta kemarin. Yah, mudah - mudahan nanti sampai dengan selamat di Jakarta.

Sebagai salah satu bandara udara Internasional, sepertinya bandar udara Sam Ratulangi sudah perlu diperbaiki lagi. Bandaranya kelihatan kurang bersih, udah itu banyak yang merokok walaupun disitu ruangan ber-AC. Masalah budaya memang…. Yang menurutku penting juga adalah landasannya. Landasan pacunya dikelilingi perbukitan. Aku selalu ingat itu, kalau dari Jakarta mau mendarat di Manado, selalu pesawatnya harus mengitari perbukitan ini dulu. Kalau cuaca buruk, itu pegunungan ga akan kelihatan. Sering kalau mau mendarat di Manado trus kalau cuaca buruk, itu pesawat harus muter- muter dulu sampai landasan pacunya kelihatan. Mungkin benar juga harus muter-muter daripada dipaksain trus nabrak bukit, wah mudah2an jangan pernah lah…..

Tanggal 11 - 15 Mei 2009, rencananya akan diadakan World Ocean Conference (WOC) di Manado. Akan banyak duta asing yang bakal datang ke Mando. Cuman kalau melihat persiapan yang sudah dilakukan di bandara Sam Ratulangi, sebagai portal menuju Manado sepertinya tidak banyak yang berubah. Masih saja kelihatan seperti dulu. Palingan angkutan bandaranya (taksi) yang sudah bagus. Semua sudah yang baru-baru. Kalau ingat dulu, angkutan ini masih sangat kurang memadai. Lucu juga, katanya taksi tapi kelihatan kayak angkot. Tinggal 2 bulan lagi memang tapi banyak perbaikan yang bisa dilakukan dalam rentang waktu itu. Terutama masalah kebersihan sangat perlu diperhatikan. Tentunya semua ini perlu peran dan dukungan dari masyarakat Manado, terutama pengguna bandara Sam Ratulangi. Ini adalah satu kesempatan buat kita untuk menunjukkan wajah Indonesia yang lebih baik terutama Manado kepada negara lain. Semoga konferensinya nanti sukses….

Comments
4 Comments »
Categories
Indonesiaku
Tags
manado, sam ratulangi
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

« Previous Entries

Tulisan

  • Dari buku
  • Dari film
  • Global
  • Indonesiaku
  • Suara hati

Rekans

  • Bang Irfan
  • Daniel Simarmata
  • Fery Lambe
  • Jeperis Nahampun
  • Kris Bheda
  • Kweklina
  • Leonard Sitinjak
  • Philippines
  • Pormadi
  • Tentang ‘liebe
  • Yang-Kung

Umum

  • K!ck Andy
  • Neuro Linguistic Programming
  • Online Dictionary
  • Site Paulo Coelho
  • Wikipedia
  • Wikipedia Indonesia

Arsip

Perjalananku

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kunjungi aku

Keluarga Pelangi
rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox