Humble

kerendahan hati

Home > Suara Hati > Humble

Humble

humble

image source: artshole.co.uk/howardbanks.htm

Arti Humble

Akhirnya sampai juga di Bandung. Ini adalah hari kedua dari 17 hari liburku bulan ini setelah seharian kemarin waktuku habis diperjalanan. Sehabis makan siang kusempatkan sebentar singgah di BTC. Cuman mau jalan2 sebentar pikirku, barangkali ada sesuatu yang baru yang belum pernah kulihat. Semua sama, belum ada sesuatu yang bisa menahan mataku untuk sekejap saja. Finally, sekilas perhatianku tertarik ke arah salah satu toko buku. Bukan karena bukunya atau penjaganya yang menarik kulihat. Ada satu kata yang dipajang yang dibingkai dengan manis, dipadu dengan sebuah gambar yang menurutku benar2 sudah menjelaskan arti kata tersebut. HUMBLE. Pertama kali aku terkesan akan kata ini sewaktu menonton film Charlotte’s Web. Sebuah kata sifat yang aku yakin sudah ada tertanam di setiap lubuk hati manusia. Walaupun mungkin tidak akan sama kelihatanya untuk setiap orang.

Bulan ini adalah masa berpuasa untuk umat Katolik sedunia. Berangkat dari masa puasa yang dulu pernah dilakukan Yesus selama 40 hari di padang gurun.

Satu sifat yang dulu pernah ditunjukan oleh Yesus sendiri kepada murid – muridNya waktu itu adalah kerendahan hati. Menjelang Yesus akan ditangkap, Dia membasuh kaki para muridNya. Dia menunjukkan akan arti kerendahan hati bahwa seorang Guru pun bersedia membasuh kaki muridnya.

Dimasa puasa ini mungkin satu kesempatan juga untuk kita refleksi diri, menanyakan sudah seajauh mana kita bersikap rendah hati. Bagiku sendiri, puasa ini adalah momen untuk memperbaiki hal itu, mencoba untuk belajar akan arti kerendahan hati seperti yang dulu diajarkan Yesus. Berat memang, tapi kuyakin itu bisa karena 2000 tahun yang lalu seorang Manusia pernah melakukannya.

Menjelang pemilu yang sudah dekat mungkin sifat ‘humble’ ini yang perlu ditunjukkan oleh para calon pemimpin kita pada masyarakat bukan kata – kata. Masyarakat sudah terlalu banyak menelan janji – janji dari dulu. Bukan kata yang ingin kita dengar tapi suatu contoh dan sikap. Perilaku lebih banyak menceritakan arti seseorang daripada kata – katanya. Bagimana mungkin kita tidak mendengarkan seseorang kalau sikap dan perilakunya menunjukkan arti kerendahan hati – humble.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.