hitam putih
Deo | April 17, 2009 | 10:32 am
Hitam. Kau datang lagi disaat aku sedang lengah. Saat lengah…. Apa aku yang terlalu memikirkanmu sehingga dengan mudahnya kau merasuki jiwaku? Seperti sudah menjadi darahku, kau selalu ada walau tak kuharap.
Putih, dimana kau saat hatiku membutuhkanmu? Dimana kau saat jiwaku rapuh?
Mencoba untuk berontak tapi perlawanan seperti tak berarti. Ketika babak ini berakhir penyesalan seperti tiada guna. Hari ini, esok, lusa dan seterusnya kalian akan selalu datang. Silih berganti. Entah kapan semua ini usai …






