Archive

Archive for the ‘Global’ Category

Holy Week

April 15th, 2010 No comments
holy_week

image source: takemeiamyours.wordpress.com

Besok adalah Minggu Paskah, ga terasa sudah seminggu terlewati. Selama seminggu penuh masa Holy Week tidak ada satupun prosesi yang kuikuti. Maklum, beginilah mungkin resiko pekerjaan. Apalagi hari ini aku dapat bagian malam. Biarpun ga ikut Misa dari kemarin hingga hari ini, kucoba untuk mencari makna Paskah seperti apa yang bisa kubuat. Sambil menunggu pekerjaan, aku berselancar di internet mencari – cari artikel tentang Paskah hingga sampailah ditulisan ini.

Holy week atau yang biasa disebut di Indonesia sebagai Minggu Suci atau Pekan Suci adalah rangkaian selama sepekan tepat sebelum Hari Paskah. Rangkaian Pekan Suci ini dimulai dari Minggu Palma (Palm Sunday) yakni hari Minggu. Minggu Palma adalah peringatan dimana Yesus dielu – elukan masuk Yerusalem sebelum Dia disalibkan. Misa pada Minggu ini mencakup pembacaan akan penangkapan, penderitaan dan kematian-Nya. Rangkaian setelah Minggu Palma adalah Kamis Putih (Holy Thursday). Pada hari ini diperingati sebagai perjamuan terakhir antara Yesus dengan ke-12 murid-Nya. Ketika Misa dilakukan ada juga prosesi dimana Imam mencuci kaki 12 anggota gereja yang mengenang bagaimana Yesus ketika itu membasuh kaki ke-12 murid-Nya. Setelah Kamis Putih, rangkaian berikutnya adalah Jumat Agung (Good Friday). Pada masa ini Gereja berkabung akan wafatnya Yesus. Misa tidak dilakukan hari ini tetapi komuni tetap ada dengan hosti yang tersisa dari Kamis Putih. Selanjutnya adalah Sabtu Sunyi (Holy Saturday). Hari ini diperingati dengan kesunyian dan doa untuk memperingati Yesus yang sudah wafat dan berada didalam kubur. Sama seperti Jumat Agung, pada masa ini Misa tidak dilakukan. Selanjutnya adalah masa Malam Paskah (Easter Vigil). Biasa disebut sebagai malam berjaga sebelum Hari Paskah esok pagi harinya. Prosesi terakhir Pekan Suci adalah MingguPaskah (Easter Sunday). Minggu Paskah merupakan perayaan Kebangkitan Yesus, dirayakan secara meriah dan merupakan pesta terbesar bagi Gereja.

Beberapa negara merayakan Pekan Suci dengan tradisi tersendiri. Pekan Suci dianggap sebagai upacara keagamaan yang sangat penting bagi seluruh warga negara tersebut. Beberapa prosesi ini sudah terkenal bahkan sudah menjadi sebuah objek wisata internasional dari negara itu. Negara – negara yang punya tradisi khusus akan Pekan Suci adalah Spanyol, Filipina, Italia, Peru, Meksiko, dll.

Ada perasaan kosong yang kurasa ketika tidak satupun dari prosesi Pekan Suci ini yang bisa kuikuti untuk tahun ini. Mudah – mudahan kalau diberi kesempatan, tahun depan aku bisa mengikuti semua prosesi Pekan Suci ini. Tak lupa kuucapkan Selamat Paskah buat Anda. Tuhan Yesus memberkati.

source: http://id.wikipedia.org

Sudah layakkah?

March 9th, 2010 1 comment

tidak layakAku memang tidak layak. Pernahkah kawan mempunyai suatu pengalaman atau merasakan ketidakpantasan diri untuk menerima sesuatu? Bukan karena tidak mampu atau tidak bisa, namun karena kesadaran diri bahwa ‘aku memang tidak layak’. Ketika aku menerima sejumah materi sementara aku tidak membutuhkannya karena sudah merasa cukup, secara manusiawi aku memang tidak layak menerimanya sementara ada saudara disampingku yang lebih membutuhkannya. Ketidaklayakan yang kumaksud bukanlah seperti itu, tetapi lebih dari itu. Aku tidak layak bukan karena kelebihan yang sudah kumiliki tetapi karena kekurangankulah yang membuat aku tidak layak.

Kalau aku mau, aku bisa, aku mampu, tidak akan ada orang yang menghalangi, tidak akan ada orang yang tahu, mungkin tidak akan ada orang yang peduli karena hal seperti itu sudah menjadi sesuatu yang biasa. Bahkan mungkin banyak orang yang akan beranggapan tidak perduli seberapa layak atau tidak layaknya kamu, yang penting adalah ketulusan hatimu. Apakah sesederhana itu? Tidakkah kita perlu menguji diri, mengoreksi diri sebelum menerima apa yang kita anggap Suci?

Sudah terlalu jauh memang, bahkan untuk bertatap muka saja sebenarnya aku tidak layak, apalagi untuk menerima. Masih banyak ‘debu’  yang menempel diwajah yang harusnya aku bersihkan terlebih dahulu sebelum bertatap muka apalagi untuk menerima.

Setelah sadar memang tidak layak, semoga sesal tidak hanya terucap lewat kata.