Archive

Posts Tagged ‘paulo coelho’

The Fifth Mountain

November 14th, 2011 1 comment

the fifth mountain

Kisah Elia - The Fifth Mountain

Satu lagi novel yang sangat kunikmati tulisan Paulo Coelho, The Fifth Mountain. Sebenarnya aku sangat pemilih dalam membaca novel. Tetapi buku yang satu ini sangat menarik menurutku buat dibaca seperti halnya novel Coelho yang lain Sang Alkemis. Apa yang menarik dari beberapa novel Coelho buatku adalah karena kemampuan Paulo Coelho memasukkan pesan – pesan moral yang sangat penting bagi pembacanya. Tidak semua buku Coelho yang aku suka, beberapa yang sudah kubaca dan sedikit menyesal setelah membacanya, The Zahir, Eleven Minutes, Iblis dan Miss Prym. Tapi sudahlah….

Buku The Fifth Mountain ini sangat bagus bagi anak – anak muda dengan mencontoh teladan Elia. Ketika banyak cobaan yang kadang karena kurang kematangan dan pengalaman hidup, seringkali terlalu mudah membuat keputusan yang salah atau dengan mudahnya menyerah. Elia yang pada usia 23 tahun, ketika hasrat, cinta dan ambisinya sedang dalam masa puncaknya, Tuhan mematangkan dia lewat banyak kepahitan hidup.  Pernah mempertanyakan kebenaran kasih Tuhan ketika dia sudah melakukan apa yang Dia perintahkan untuknya tetapi bukan kebahagiaan yang dia terima malah pahitnya hidup semakin banyak. Pernah mencintai wanita yang sangat dia dambakan tetapi Tuhan berkata lain. Disaat dia sangat membutuhkan pertolongan Nya untuk keselamatan wanita itu, justru sepertinya Tuhan tidak peduli. Namun dengan berbagai cobaan itulah Elia menjadi lebih matang, lebih dewasa, menjadi lebih mengerti akan kasih Tuhan yang sebenarnya. Apa yang manusia pikirkan memang belum tentu sesuai dengan kehendak Nya.

Ada satu hal yang menarik buatku dan sampai sekarang kadang masih kupikirkan, barangkali mungkin ini juga persamaan antara novelnya The Alchemist dan The Fifth Mountain ini, atau barangkali gaya Coelho menceritakan pesan moral dalam kedua novel ini. Di novelnya The Alchemist, Santiago berkelana jauh dari kampung halamanya untuk mencari mimpinya. Di bukunya The Fifth Mountain ini, Elia juga berkelana jauh dari negerinya sesuai dengan apa yang Tuhan perintahkan kepada dia. Namun kedua tokoh ini toh akhirnya memang kembali ke negerinya setelah mencapai mimpi – mimpi mereka, setelah mereka siap. Hmm…, kalau direnungkan mungkin kedua tokoh ini perlu juga dicontoh anak – anak muda sekarang ini. Setelah berhasil untuk kembali membangun negerinya.

The Fifth Mountain, menurutku novel yang sangat berharga untuk dibaca.

Sang Alkemis

February 23rd, 2009 4 comments

Sang AlkemisSang Alkemis – Salah satu buku populer Paulo Coelho

Menarik sekali membaca salah satu buku terpopuler Paulo Coelho ini – Sang Alkemis. “Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita?” tanya Santiago, ketika mereka mendirikan tenda hari itu. Sang Alkemis menjawab, “Sebab dimana hatimu berada, disitulah hartamu berada”. Percakapan itu adalah kutipan dari buku fiksi “Sang Alkemis” karangan Paulo Coelho. Buku yang sekarang ini sedang kubaca. Katanya buku ini adalah salah satu buku fiksi bestseller. Dari yang sudah kubaca, memang benar sepertinya bestseller. Buku ini walaupun fiksi sangat inspiratif. Paulo memberi inspirasi kepada pembaca untuk mengejar takdirnya, impiannya. Ketika kita sudah terfokus akan impian, seluruh jagat raya akan membantu kita untuk mencapai impian tersebut. Dengan harga 3o ribu rupiah, tidak rugi rasanya membeli buku ini. Paulo akan membawa kita  menjelajahi Spanyol, Afrika hingga Mesir dengan piramida nya. Walaupun tidak secara mendetail dijelaskan semuanya, tetapi jika jiwa petualang ada dalam diri kita sepertinya kita akan berada ditempat – tempat tersebut ketika membaca buku ini.

Banyak yang bisa diceritakan dari novel ini tapi ada menarik buatku dari buku ini yaitu tentang Sang Alkemis. Baru pertama kali aku mendengar kata ‘alkemis’ (eng: alchemist). Tebakanku pertama kali, kata ini mungkin ada hubungannya dengan hal – hal yang berbau kimia. Ternyata ada benarnya sedikit. Alkemis adalah orang yang bergelut dibidang alkemi. Dan alkemi itu sendiri ada kaitannya dengan yang hal-hal berbau ‘penggabungan’ dan ‘pemisahan’. Seperti kamus umum yang digunakan dalam bidang kimia. Yang paling bisa diingat akan Alkemis ini adalah katanya mereka bisa mengubah benda – benda logam menjadi emas. Di dalam buku Sang Alkemis itu juga ada bagian ketika Sang Alkemis menunjukkan kepada Santiago, bagaimana dia bisa mengubah timah menjadi emas. Sulit juga sih dipercaya, apalagi ketika itu dia hanya memanaskan timah di panci hingga mencair kemudian mencampurnya dengan seiris ‘jimat’  nya. Dia tunggu hingga mendingin dan kemudian timah tersebut sudah menjadi emas. Kira – kira mungkin ga ya bisa terjadi hal seperti ini?. Walaupun jumlah halamannya sedikit, tetapi perlu waktu juga untuk memahami buku Sang Alkemis ini.